Zona Berita Unik Dunia

Selasa, 11 April 2017

Masih Ingat Dengan Kelab Malam yang Gunakan Adzan untuk Disko? Begini Kabar Terbarunya Sekarang

loading...


Satu kelab malam di Tunisia menghebohkan publik lantaran menggabungkan lantunan adzan serta musik untuk berdisko saat pesta tengah berlangsung. Beberapa video yang memperlihatkan situasi didalam kelab malam juga beredar dengan cepat di sosial media mulai sejak 2 April 2017 lalu. 

Sontak video orang berdisko dengan iringan suara adzan ini menghebohkan netizen. Pasalnya, adzan adalah satu panggilan untuk umat Islam untuk melakukan salat. Pasti begitu tidak layak memakainya untuk mengiringi disko. Selanjutnya, pada Selasa (4/4/2017), laman France24 melaporkan kalau tersebarnya video ini sudah menuai perdebatan. Terutama, acara ini berjalan di Hammamet, satu obyek wisata populer di Tunisia. 
  
Di ketahui pemandu lagu dengan kata lain DJ yang ada saat itu yaitu dua orang asal Eropa. “Setelah meyakinkan fakta yang ada kami mengambil keputusan menutup kelab malam ini, ” tegas Gubernur Nabeul Mnaouar Ouertani pada kantor berita AFP, dilansir merdeka. com. 
  
Bukan hanya penutupan kelab malam sampai saat yang tidak ditetapkan, manajer kelab malam juga ditahan atas dakwaan melanggar moral serta menyebabkan kemarahan warga. 

“Kami tidak akan membiarkan aksi menyerang rasa keagamaan serta kesucian, ” lanjut Ouertani. 
  
Berkaitan peristiwa tidak mengenakkan untuk masyarakat Islam dunia itu, pihak penyelenggara acara pesta juga menuliskan satu permintaan maaf lewat laman Facebook mereka. 

“Sang pemandu lagu tak mengerti tindakannya dapat menyinggung warga di negara muslim seperti Tunisia serta mereka tak bermaksud begitu, ” jelas panitia. 

Dalam acara Festival Orbit yang di gelar pada Minggu (2/4/2017) itu, DJ Dax J di ketahui memadukan suara adzan dengan musik EDM (Electronic Dance Music). Salah seorang pengunjung kemudian merekam peristiwa ini serta mengunggahnya ke sosial media. Disamping itu, berkaitan kekeliruannya ini, Dax J juga menuliskan satu permintaan maaf di halaman Facebook miliknya. 
  
“Saya tak menyadari kalau hal itu akan menyinggung umat Muslim. Saya tidak pernah punya tujuan untuk mengecewakan atau menyinggung pihak tertentu, ” tulisnya.

0 komentar:

Posting Komentar