Zona Berita Unik Dunia

Sabtu, 15 April 2017

Tahanan 'Muslim' Pindah Agama Usai di Basuh Kakinya Oleh Paus Fransiskus di Kamis Putih

loading...

Paus Fransiskus di kenal ‘berbeda’ lantaran gebrakan tradisi yang ia lakukan, termasuk juga dalam proses Misa Kamis Putih. Bila para pendahulunya selalu lakukan upacara sakral itu di Vatikan atau Roma, Fransiskus pilih ‘keluar. ’ 

Mulai sejak terpilih, ia selalu menekankan pentingnya keluar dari basilika, melayani mereka yang minoritas, kaum miskin, sakit, terpenjara, bahkan juga lintas agama. 

Kamis (13/4), Fransiskus memeringati Paskah dengan berkunjung ke penjara berkeamanan tinggi di Italia. Mengutip Reuters, ia membersihkan kaki sekitar 12 tahanan dalam kunjungan privat yang tidak dapat di ambil gambarnya untuk kepentingan tahanan. 

Vatikan menyampaikan, 12 tahanan termasuk juga tiga perempuan serta seorang pria Muslim memutuskan pindah agama ke Katolik serta akan dibaptis pada Juni yang akan datang. 

Diantara mereka itu, 10 orang warga Italia. Dua yang lain adalah warga negara Albania serta satu lagi datang dari kampung halaman Fransiskus, Argentina. 

Kunjungan Fransiskus menuai pro-kontra bukan hanya lantaran ia menemui tahanan yang memutuskan pindah agama. Di kelompok Katolik tradisional juga ia dikritik karena mereka yakin kalau seharusnya yang dicuci kakinya saat Kamis Putih hanya lelaki. 

Namun Fransiskus mengganti ritual itu dengan menyampaikan kalau upacara itu terbuka untuk seluruh umat Tuhan. “Kita semua pendosa. Kita semua punya cacat, ” katanya pada tahanan, melalui satu khotbah yang diimprovisasi serta ditayangkan Radio Vatikan. 

Ia melanjutkan, dengan membersihkan kaki mereka artinya Fransiskus bahkan ikhlas bekerja selayaknya budak “untuk menabur cinta diantara kita. ” Ia mendorong para tahanan itu untuk menolong sesama, baik diantara mereka maupun manusia lebih luasnya. 

Dua dari 12 tahanan yang ‘dipilih’ Fransiskus dihukum penjara seumur hidup, sementara 10 yang lain dilepas pada 2019 serta 2073. Dulu, penjara itu menampung mereka yang membutuhkan perlindungan khusus karena melawan bebrapa rekan penjahat untuk negara. Saat ini tahanannya kebanyakan dari kelompok kejahatan terorganisasi. 

Fransiskus menyampaikan, dirinya mengutuk keras kelompok kejahatan terorganisasi itu. Menurut dia, mereka adalah pemuja kejahatan serta menjauhkan diri mereka dari gereja. Tetapi, Fransiskus menegaskan mereka dapat di terima kembali jika bertaubat. 

Tahun lalu, Fransiskus membersihkan serta mencium kaki para pengungsi termasuk juga yang beragama Muslim, saat Kamis Putih. Pada 2015, Fransiskus juga berkunjung ke penjara untuk mencium kaki para narapidana.

0 komentar:

Posting Komentar