Zona Berita Unik Dunia

Sabtu, 22 April 2017

Tak Percaya Hal Gaib? Baca ini, Sains Tak Mampu Kuak Misteri 4 Hal Gaib yang Bikin Merinding Ini

loading...

Banyak orang yakin kalau didunia kita tidak hidup sendiri. Ada beberapa hal diluar nalar yang tidak dapat dijelaskan secara sains. 

Seperti saat melintas di satu tempat gelap mendadak tubuh merasa dingin, bulu kuduk merinding. Atau mencium bau sesuatu saat ada ditempat kosong. 

Seringkali orang merasa ada suara sementara tidak ada satupun yang orang lain kecuali dirinya. Yang paling mengerikan yaitu saat melihat sosok yang mirip manusia atau binatang atau hal aneh yang lain. Walau sebenarnya ia tengah ada di ruang kosong. 

Atau, ada suatu hal yang menggerakan anggota badannya walau sebenarnya ia merasa tidak ingin bergerak samasekali. 

Berikut adalah beberapa kisah yang kejadian nyata melibatkan kegaiban di sekitar. Zonatuju.com mengutip dari beragam sumber

1. Cerita Penjaga Gedung Bioskop 

Dave Murphy yaitu seorang penjaga gedung bioskop Capitol Theatre di Utah, Amerika Serikat. 

Ia terbiasa dengan kerja malam, dengan keheningan yang menyayat. Disuatu malam, Murphy memperoleh pengalaman yang mengerikan. Waktu itu ia mendengar suara pintu membuka serta menutup. Walau sebenarnya tidak ada orang lain. 

Tetapi, ia merasakan satu kekuatan besar hingga jendela-jendela juga ikut bergetar. 

" Saya lihat seorang perempuan. Ia berjalan melewatiku serta duduk di ruangan kontrol. Saya sampai mengaga melihat sosok itu, " kata Murphy. 

Perempuan itu memakai pakaian long dress khas saat kolonial. Tetapi, rupanya Murphy bukan satu-satunya pekerja di gedung bioskop yang pernah lihat sosok itu. Pekerja yang lain sering kali didatangi perempuan itu. 

2. Kutukan Papan Ouija


Pada Juni 2016, tiga orang dilarikan ke rumah sakit sesudah bermain papan Ouija. Permainan yang dipakai sebagai medium untuk memanggil roh atau arwah. Mereka diduga kesurupan. 

Alexandra Huerta (22) bermain Ouija berbarengan kakaknya, Sergio (23) serta sepupunya Fernando Cuevas di satu rumah di Desa San Juan Tlacotenco di barat daya Meksiko. 

Tetapi beberapa menit kemudian, Alexandra tampak menggeram serta meronta-ronta. Seperti dalam keadaan trance dengan kata lain tidak sadarkan diri. 

Disamping itu, Sergio serta Fernando dilaporkan menunjukkan tanda-tanda kesurupan, termasuk juga perasaan mengalami kebutaan, tuli, serta halusinasi. 

Paramedis yang di panggil ke rumah itu segera membawa ketiganya ke rumah sakit. Untuk memperoleh perawatan. 

Paramedis sangat terpaksa mengikat Alexandra, mencegahnya dari usaha menyakiti diri sendiri, sebelum memberi obat pembasmi rasa sakit, anti-stres, serta tetes air mata pada para korban. Untungnya, pengobatan itu efektif. 

" Kami akan mati, " erang Alexandra. Seorang anggota paramedis berupaya menenangkan, dengan mengatakan, tiga korban tidak bisa mati karena ada keluarga yang menunggu. " Tidak, mereka akan mati, " balas perempuan muda itu. 

Victor Demesa (46), direktur keselamatan umum Kota Tepoztlan mengaku usaha penyelamatan tidak berjalan mudah. " Penyelamatan medis untuk tiga korban begitu rumit, " kata dia. 

Sebab, gerakan mereka tidak terkendali hingga susah untuk membawa mereka ke rumah sakit terdekat. " Kelihatannya mereka bertindak tidak sadar, diduga sesudah memainkan papan Ouija. " 

Para korban mengakui mengalami kebas alias mati rasa, lihat bayangan, kebutaan, ketulian, halusinasi, kejang otot, serta kesusahan menelan. 

Tetapi, Demesa buru-buru menambahkan, apakah trio itu benar kesurupan atau hanya mengira mereka kesurupan, bukan wewenang dokter untuk mengomentarinya. 

Papan ouija berupa datar, terdapat huruf abjad di mulai dari A hingga Z, serta angka dari 0 hingga 9. Ada juga kata " yes ", " no ", " hello " serta " good bye ", dan sejumlah simbol serta grafis. 

Beberapa pemain menaruh jari tangan mereka diatas penunjuk serta memberi pertanyaan yang dapat dijawab dengan " ya " atau " tidak ", atau yang dapat dijawab dengan angka atau kalimat yang dieja dengan huruf. Konon, game ini melibatkan hantu atau arwah gentayangan. 

3. Nada Misterius Lirih Minta Tolong 

Sekitaran jam 22. 00 pada hari Jumat bulan Maret tahun lalu, mobil yang dikendarai wanita bernama Jennifer Groesbeck tergelincir keluar dari jalan di utara negara sisi Utah. Saat itu ia dalam perjalanan pulang dari rumah ayahnya. 

Kendaraan itupun tenggelam kedalam sungai Spanish Fork. 

Penyebab tergelincir mobil masihlah jadi teka-teki, tetapi bagian depan mobilnya menyambar pinggir jembatan hingga kendaraan terjungkal sebelum menghujam ke sungai dalam keadaan terbalik. 

Karena hujaman yang keras, kaca depan mobilpun pecah serta atapnya penyok seakan sebuah kardus. Kendaraan itu hilang dari pandangan dari jalan raya, Dodge merah itu tenggelam di air deras setinggi dada orang dewasa selama 14 jam sebelum pada akhirnya terlihat oleh seseorang pengail ikan. Ia mengakui melihat ada tangan yang melambai-lambai dari jendela yang rusak. 

Empat orang anggota kepolisian setempat datang selekasnya. Dalam rekaman kamera tubuh salah satu anggota terlihat ketergesaan mereka. Rekaman itu telah dilihat ribuan orang. 

Mereka menyelam ke air yang begitu dingin. Belakangan, ada 7 orang polisi serta anggota pemadam kebakaran yang perlu dirawat karena hipotermia. 

Lalu, sekitar 2 menit dalam rekaman, mikrofon kamera menangkap suara lemah seorang dewasa. Tak begitu jelas ucapannya, namun terdengar seperti nada minta tolong. Petugas Jared Warner menjawab, “Kami datang. ” 

Baru beberapa saat lalu 4 polisi yang bertugas menjelaskan cerita menegangkan itu serta menyadari ada suatu hal yang begitu membingungkan. 

Bila sang ibu telah meninggal pada hempasan pertama kecelakaan serta bayinya pingsan, nada wanita manakah yang mereka dengar berasal dari dalam mobil? 

Tyler Beddoes, satu diantara polisi, meyakini ia punya jawabannya, yakni bahwa Lily diselamatkan oleh penjaga surgawi yang menenangkannya selama musibah di tengah malam dingin didalam mobil yang setengah tenggelam, lalu kemudian memohon pertolongan saat nyawa sang bayi terancam. 

Terjadi suatu hal yang aneh yang belum disadari tim penyelamat waktu itu. Para penyelamat bergegas membalikkan mobil itu serta merasakan kalau wanita berumur 25 th. itu telah lama meninggal. 

Akan tetapi ada seorang bayi di kursi belakang, Lily, yang masih berumur 18 bulan. Dalam keadaan terbalik serta terikat pada kursi bayi yang menjaganya tetap diatas permukaan air, bayi itu berdiam sedemikian lamanya. Wajahnya tetap ada diatas permukaan sungai yang menderu. 

Meskipun pingsan serta menderita hipotermia, Lily sukses diselamatkan dirumah sakit. Kisah penyelamatan yang ajaib itu menjadi berita di seluruh dunia.

4. Horor Rumah Enfield 

Janet serta Margaret Hodgson mempunyai masa lalu yang mengerikan. Kurang lebih 40 th. lalu, rumah tempat mereka tinggali seolah 'hidup'. 

Satu hari pada Agustus 1977, hal aneh menimpa keluarga mereka. 

Saat itu, Janet masih berumur 11 tahun, sementara Margaret 13 tahun. " Almari mendadak bergerak sendiri menuju pintu, " kata Janet. 

Kemudian, bebrapa kejadian misterius terjadi silih berganti : furnitur bergerak sendiri ; sarung tangan oven meledak serta terbakar ; mainan serta batu yang dilemparkan tak tahu oleh siapa ; bebrapa suara aneh, anak-anak dalam keluarga itu bahkan melayang (levitation). 

Aktivitas yang tidak dapat dijelaskan dengan nalar itu berlangsung selama 18 bulan. 

Sampai satu ketika, sang ibu Peggy Hodgson memanggil polisi ke rumah sewaannya, setelah dua dari empat anaknya melapor bawah banyak barang bergerak sendiri serta ada suara ketukan di dinding. 

Tetapi, polisi tidak bisa berbuat apa pun. Anggota polisi, Constable Carolyn Heeps mengakui menemui hal yang luar biasa dirumah itu. Ia mendengar ketukan di dinding, yang tidak di ketahui apa penyebabnya. 

" Lalu anak tertua keluarga itu menunjuk kursi dekat sofa. Saya lalu lihat kursi itu meluncur di lantai. Pindah sekitar tiga hingga empat kaki lalu dia, " tambah dia. 

Kursi itu pun diperiksa, namun kenapa benda itu dapat berpindah tempat tidak di ketahui. 

Polisi lalu menyampaikan, kalau mereka sama sekali tidak dapat membantu. Sebab, " tak ada bukti kejahatan. " 

Karena polisi serta pemuka agama dianggap tidak dapat menanganinya, Peggy Hodgson lalu memohon pertolongan masyarakat. 

Kisah mereka yang di kenal sebagai 'Enfield haunting' lalu jadi perhatian masyarakat Inggris pada th. 1977 dan 1978 -- mengilhami serial televisi, buku, serta film -- termasuk juga The Conjuring 2. 

Banyak orang ketika itu berasumsi semua kisah itu bohong belaka dengan kata lain hoax. Tetapi bukti rekaman, photo, serta keterangan saksi-saksi independen memperkuat keterangan keluarga Hodgson. 

Satu diantara rekaman mengerikan keluar dari mulut Janet. Suara bocah perempuan yang nyaring itu mendadak menjadi kasar, khas nada pria dewasa. 

Rumah Enfield saat ini dimiliki oleh keluarga lain. Tetapi, belum ada laporan aktivitas supranatural apapun dari sana.

0 komentar:

Posting Komentar