Zona Berita Unik Dunia

Rabu, 12 April 2017

Wanita Cantik Ini Rela Menikah dengan Buruh Tambang, Alasannya Sangat Menyentuh

loading...


Cinta dapat datang pada siapapun serta kapan saja, bahkan juga tak pernah melihat status serta kewarganegaraan. Siapapun dapat merasakan indahnya jatuh cinta, yang dapat membawa ke jenjang yang lebih serius yakni pernikahan. 

Satu diantaranya gadis cantik asal Rusia ini, yang rela menikah dengan seorang pria yang bekerja sebagai buruh tambang. Walau sebenarnya keduanya mempunyai kewarganegaraan yang berbeda, namun masih tetap mengambil keputusan untuk bersanding di pelaminan. 

Bukanlah hal yang gampang untuk mengambil keputusan menikah untuk keduanya, terlebih sang pria tak mempunyai rumah serta harta benda. Lalu apa alasan wanita cantik ini rela dinikahi sang pria? Ternyata alasannya bisa membuat kita tersentuh. 

Chen Jingyang 28 tahun serta Sophia, pengantin asal Rusia 22 tahun, pada akhirnya mengadakan pesta pernikahan yang sederhana bersama-sama dengan teman-teman serta keluarga di satu hotel di kota Heihe, Provinsi Heilongjiang Sabtu 25 Maret lalu. 

Menurut Shanghaiist, Sophia tiba di Heihe lima tahun yang lalu untuk belajar tentang Cina di salah satu kampus. 

Selama waktunya disini, dia memperoleh penghargaan besar untuk budaya Cina serta kuasai bahasa Mandarin dengan lancar. 

Alih-alih kembali ke rumah sesudah merampungkan pendidikannya, Sophia mulai bekerja di satu perusahaan di pusat kota. Serta disana ia berjumpa Chen, seorang penambang batubara, di paruh kedua 2016 melalui seorang teman. 

Dia meminta kontak WeChat serta menghabiskan semua waktu luangnya bicara dengannya. Asmara juga berkembang dengan cepat. 

Sesudah 1 minggu berpacaran, Sophia berkunjung ke Chen di tambang batubara serta segera berhenti dari pekerjaannya, untuk merajut jalinan yang lebih serius. 

Selama dua bulan, dia tinggal di are pertambangan batubara dengan toilet outdoor serta sarana mandi yang jelek, bahkan ia sering bisa melihat katak serta tikus berlari. 

Walau itu menjadi waktu yang paling susah dalam kehidupannya, Sophia menyampaikan itu juga menjadi awal kebahagiaannya. 

Setelah setengah tahun, Chen juga melamar Sophia serta ia segera mengatakan ya. 

Dia juga telah berhenti dari pekerjaannya, serta merencanakan akan berkunjung ke tempat tinggal Sophia di Rusia untuk upacara resmi di bulan April yang akan datang. 

Walau Chen tak mempunyai rumah, mobil atau tabungan, Sophia yakin kalau mereka akan berbagi sesuatu yang jauh lebih bernilai. 

" Saya yakin kalau cinta adalah hal yang paling utama. Kami hanya butuh bekerja keras, serta saya meyakini kalau kita akan selekasnya bisa membeli rumah serta mobil, " ucap Sophie diambil dari stomp. com.

0 komentar:

Posting Komentar